TARI RAMPHAK, atau yang lebih dikenal sebagai Tari Rampai Aceh, kini semakin populer di kalangan masyarakat dan pelajar. Tarian kreasi dari sang maestro tari Aceh, Marzuki Hasan (Pak Uki) bersama (Alm) Noerdin Daud. kini ikut dipopulerkan oleh Muhamad Thaifuri (Kepala MAN 1 Pidie) sejak ia memimpin penghujung 2023 sebagai sebuah event rutin tiap tahun di kampus MAN 1 Pidie.
Ramphak bukan sekadar hiburan, melainkan simbol kebersamaan, religiositas, dan ketegasan yang menjadi ciri khas budaya Aceh. Sebab secara harfiah, kata Ramphak berarti campuran atau rangkaian bunga. Filosofi itu tercermin dalam gerakan tari yang meramu unsur-unsur tradisional seperti Seudati, Saman, Zapin, dan Ratoh. Perpaduan dinamis ini membuat Tari Ramphak tampil segar, modern, namun tetap berakar kuat pada tradisi leluhur.
Sebagai insan pendidikan, ada sosok penggagas yang tak bisa dilepaskan, yaitu Muhammad Thaifuri SPd MPd, Kepala MAN 1 Pidie yang ikut melestarikan Ramphak. Tradisi budaya Aceh ini ia lestarikan dengan membuat event tahunan bertagline ‘Ramphak’. Semua madrasah dan sekolah di Pidie bahkan luar Kabu- paten Pidie bisa ikut serta dalam event yang sudah ia populerkan sejak ia memimpin penghujung 2023 hingga sekarang.
Selain pagelaran seni, budaya, ia juga melombakan event olahraga dalam ‘Ramphaknya’ sehingga ‘Ramphak’ identik dengan MAN 1 Pidie. Event ini kemudian dikenal luas sebagai Event ‘Ramphak Aceh’, sebuah ajang besar yang mempertemukan kreativitas, sportivitas, dan kebersamaan dan berpusat di Kampus MAN 1 Pidie.
Tak hanya menjadi tontonan, Event Ramphak telah menjelma sebagai wadah silaturahmi dan penguatan identitas budaya. Generasi muda Aceh ia beri ruang untuk berekpresi sambil berprestasi sekaligus melestarikan tradisi. Konsis- tensi penyelenggaraan event ini membuat nama Thaifuri melekat sebagai tokoh penting di balik lahirnya gerakan “Pelestarian Kebudayaan Ramphak Aceh’. Ia inisiator sekaligus motivator dari kalangan pendidik di Aceh.
Kini, Tari Ramphak bukan sekadar tarian, melainkan ikon baru Aceh yang menggabungkan tradisi dan inovasi. Dari panggung kampus hingga festival budaya, Ramphak terus menebarkan semangat kebersamaan dan religiositas yang menjadi denyut nadi masyarakat Aceh. | Halim El Bambi | MAN 1 Pidie Online



0 Komentar