MYHELBTV | 8 Tim Bola Voli yang ikut kompetisi Volley Ball ‘Ramphak III 2026’ dinyatakan negatif memakai Narkoba.
Hal itu dinyatakan langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Pidie, AKBP. Fakrorrozi, SH dihadapan Tim Voli yang masuk semifinalis sekaligus yang akan menjalani laga final, Kompetisi Bola Voli ‘Ramphak III 2026 MAN 1 Pidie’, yang digelar di Kampus Utama MAN 1 Pidie, Kompleks Pelajar Tijue, Pidie, Kamis (29/1).
Yang menarik sekaligus menjadi sebuah sejarah pertama, Tim Voli yang masuk final, yaitu MAN 1 Pidie versus SMA 1 Mutiara, sebelum laga penentuan juara, harus melakoni tes urine bebas Narkoba.
Tes itu langsung digelar Tim BNN Kabupaten Pidie, yang dalam event ‘Ramphak III 2026’ itu menjadi supporting utama acara seni budaya dan olahraga tersebut.
Dari hasil tes urine, selayaknya sebuah kompetisi kelas Provinsi, Baik Tim Voli MAN 1 Pidie maupun SMA 1 Mutiara, dinyatakan bebas Narkoba, sehingga ditetapkan layak mengikuti Kompetisi Olahraga Ramphak III yang kini ‘naik kelas’ setara event Provinsi maupun Nasional.
“Alhamdulillah hasil uji tes urine, adik- adik negatif!” ujar Fakrorrozi dihadapan kedua tim dan official.
Menurut Muhammad Thaifuri SPd MPd, sang penggagas ‘Ramphak’ yang kini banyak disokong segala pihak, baru kali ini kompetisi Voli diacara Ramphak mengikuti tes urine dan hasilnya sesuai harapan, para peserta bebas dari obat-obatan terlarang, dan itu sudah sesuai visinya menjadikan ‘Ramphak’ sebagai sebuah ajang olahraga dan seni yang sedang naik kelas dari tingkat lingkungan madrasah ke kasta event provinsi, bahkan nasional.
Sehingga, lanjut pelopor madrasah inovasi, titel Juara yang disandang anak didiknya dibidang Bola Voli itu didapat dengan cara sportif dan heroik.
“Kita bangga, semua tim voli yang ikut kompetisi ini semuanya bebas Narkoba, sesuai harapan BNN yang menjadi sponsor utama kita diacara Ramphak III 2026”. terang Kepala Madrasah termuda di Aceh. | Halim El Bambi | MAN 1 Pidie Online


