Tahukah saudara, Bapak Untung adalah seorang herbalis. Ia memiliki kecintaan terhadap dunia tanaman, terutama tanaman buah-buahan yang kaya mamfaat. Salah satu tanaman favoritnya adalah ‘Tin’.
Tin ini selalu ia tanam dimanapun ia bertugas dulu hingga sekarang, baik saat dirinya menjabat Kapolres Aceh Utara (2016-2018), hingga ia bertugas di Sumatera Utara bahkan sampai ke Papua Selatan, ia selalu membawa stek tin untuk ditanam.
Menurutnya, buah tin itu kaya mamfaat, yaitu mengandung Energi : 7,4 kilo kalori, Karbohidrat 19,18 gram, Protein 0,75 gram, Lemak total : 0,30 gram, Vitamin A : 142 UI, Vitamin C : 2 miligram, Serat : 2,9 gram, asam Folat , 6 mikrogram, Niacin : 0,400 miligram, Riboflavin : 0,050 miligram, Thiamin : 0,060 miligram, Vitamin E : 0,11 miligram, Sodium : 1 miligram, Potasium : 232 miligram, Zat besi : 0,37 miligram, Kalsium : 35 miligram, Magnesium : 17 miligram, Mangan : 0,128 miligram, Selenium : 0,2 mikrogram, Zink : 0,15 miligram, Beta Karoten : 0,03 miligram.
Menurutnya lagi, memakan buah tin secara teratur mampu menurunkan tekanan darah, meningkatkan sistem pencernaan, meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan kepadatan tulang, membantu mempertahankan berat badan, kaya antioksidan, menyembuhkan anemia, menurunkan kadar gula darah bagi yang menderita diabetes.
Begitulah Untung, ia bukan hanya bicara, tapi mengaplikasikan ide-idenya demi kebaikan hajat hidup orang banyak.
Di halaman rumahnya di Seunuddon pun, saat ia sudah purna tugas dari kepolisian, Untung masih terus aktif bercocok tanam. Bukan hanya pohon tin yang ia kembang-biakkan, tapi sejumlah tanaman buah penting lainya seperti matoa, kayu putih, dll juga ia tanami.
Tujuanya cuma satu, ia ingin warga mendapat mamfaat dari tanaman yang ia kembangkan. Bila ada yang berminat melakukan stek pun, ia dengan senang hati memebrikannya. "Intinya hidup kita itu harus bermamfaat bagi orang banyak." sebutnya suatu ketika kepada Halim El Bambi, penulis pribadinya. (Halim El Bambi)



