Sepak terjang Ir Untung Sangaji, mantan Kapolres Aceh Utara era pemerintahan Irwandi Yusuf masa bakti penghujung 2016 itu masih terus terpatria dengan baik khususnya di Aceh Utara --tempat beliau mendedikasikan dirinya membangun negeri--hingga kini.
Kinerjanya yang luar biasa dalam hal--bukan saja menjaga keamanan-- tapi juga tampil sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat kecil, mengubah pantai Seuneuddon yang semula gersang menjadi area wisata viral yang dampak ekonominya langsung dirasakan masyarakat, lalu menggelar ragam pelatihan kerajinan tangan bagi warga grassroot bahkan kepada para siswa dan mahasiswa, telah membuat namanya terus diingat dengan baik oleh warga 'Bumi Pasee'.
Misalnya, Ketua BEM Universitas Malikussaleh pernah diminta untuk tampil sebagai motivator memberikan materi pencegahan aksi kriminalitas di wilayah hukum Aceh Utara, pun juga diminta memperkenalkan berbagai macam kreativitas unik yang dibuat olehnya kepada seluruh mahasiswa yang hadir, pada waktu dirinya di BKO ke Sumatera Utara, 2018.
Pak Untung punya banyak skill yang semua skill individunya itu ia salurkan buat membantu menggerakkan ekonomi masyarakat.
Ia mendemonstrasikan bagaimana cara membuat batako yang terbuat dari limbah kerang, papan pencetak batako juga ia racik sendiri sebagai main mal.
Pak Untung yang punya kedekatan psikologis dengan Aceh dan sangat mencintai Aceh ini juga mempraktekkan bagaimana cara ia membuat bibit tanaman seperti Matoa dan durian Musang King untuk menjadi komoditas unggulan Aceh Utara masa depan.
Tak hanya itu, ia juga berencana membuat semacam situs penangkaran hewan belangkas terbesar di Aceh yang berbasis di Aceh Utara sebagai upayanya mengurangi angka kemiskinan yang saat ini banyak sekali mendera putra-putri Aceh Utara.
Ia merasa prihatin dengan kondisi Aceh Utara saat ini yang seperti kota mati...
“Kita berharap agar mahasiswa juga ikut menjadi motor penggerak ekonomi rakyat." katanya kepada Halim El Bambi dari Myhelb
Ketua BEM Fakultas Hukum tahun era 2018, Abdul Afjar kepada KBA.ONE pernah menjelaskan materi yang disampaikan oleh Untung sangat bermanfaat bagi para mahasiswa.
Hal ini menjadi pencerahan dan pengetahuan baru yang bisa mereka berdayakan untuk menulis karya ilmiah nantinya.
“Bang Untung itu motivator saya, materi dan pengalaman yang disampaikan sangat bagus dan bisa jadi bahan penulisan karya ilmiah nantinya. Sebenarnya menurut saya masyarakat Aceh masih sangat membutuhkan Pak Untung Sangaji disini, kami berharap dia bisa kembali ke Aceh,” harapnya. | Halim El Bambi| MyhelbMembaca Zaman
Tags:
Untung Sangaji
