Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Tidak main-main, Untung Siap Bangun PPI Teupin Kuyuen itu menjadi lebih Moderen



Tidak main-main, Untung Siap Bangun PPI Teupin Kuyuen itu menjadi lebih Moderen

Iring-iringan mobil Tim Ir. H. Untung Sangaji MH yang semula hendak menuju ke Pantai Wisata Bantayan, Seunuddon tiba-tiba berbelok arah ke Timur.

Ada jalan yang masih berupa urukan tanah dan belum diaspal menuju ke sebuah PPI. Untung membuat kode jari 'terus jalan'.  "hayok kita kesana, disana ada PPI rakyat yang perlu saya kunjungi dan juga buat mencari hewan belangkas!" pintanya kepada sopir tim.

Rombongan lalu menuju PPI. Belum turun, Untung langsung disambut warga yang antusias dengan kedatangan dirinya dan tim.

Di PPI ini, nama Untung Sangaji cukup familiar ditelinga nelayan tradisional. Disini mereka bikin pangkalan. Sekedar duduk ngaso bila tak melaut akibat cuaca tak mendukung. Di PPI itu, mereka sudang menganggapnya sebagai rumah. Tempat mencari nafkah buat keluarga.

"Ada belangkas disini?" tanya Untung penuh keramahan.
"Apa itu belangkas bapak?" tanya balik warga yang keheranan apa itu belangkas.

Lalu seorang anggota tim menyebut kalau belangkas dalam istilah Aceh disebut 'momo'.

"Ya momo...adakah momo bapakku sayang?" tanya Untung sekali lagi.

"Oo..yayaya..kebetulan lagi tidak ada stok bapak, tapi coba saya tanyakan kepada ibu didepan..." respon cepats eorang nelayan.

Sejurus kemudia seorang ibu-ibu setangah baya sudah mendatangi Untung Sangaji dan menyebut kalau stok momo masih ada 3 ekor lagi yang ditanam dipinggir tambak dekat sungai Teupin Kuyuen yang airnya keruh.

Akhirnya momo yang dicari Untung Sangaji menjadi kenyataan. 3 ekor momo itu langsung diborong Untung dengan harga yang tak ia tawar-tawar lagi. Bahkan uang kembalian tak ia minta balik, ia bulatkan semua kepada pemilik momo.

Untung Sangaji terkenal sangat dekat dengan nelayan di Seunuddon. Namanya tak asing ditelinga ribuan nelayan di Aceh Utara. Mereka pun sangat mencintai Untung sebagai sosok perintis pantai Bantayan yang kini telah berubah menjadi pantai wisata viral dan sanggup memberikan penghidupan ekonomi kepada pelaku wisata disana.

"Darah momo ini sering saya minum, mamfaatnya cukup besar bagi kesehatan, terutama untuk sistem kekebalan tubuh (immune). Diluar negeri, darah momo dipakai buat penangkal covid atau virus berbahaya lainya. Makanya darah hewan ini bernilai ekonomis tinggi didunia media. Tapi saya beli momo ini bukan buat dibunuh, tapi untuk dilestarikan di tambak saya di Ulee Rubek." jelas Untung kepada nelayan yang terpana saat ia menjelaskan mamfaat momo.

Terkait kondisi PPI Teupin Kuyuen, Untung yang snagat perhatian pada sektor perikanan itu siap membangun PPI tersebut menjadi moderen dan terpadu.

"Bapak-bapak, saya datang kesini bukan buat membawa angin syurga, melainkan saya siap sekali mengubah PPI ini menjadi lebih baik, saya pakai cara saya, sesuai harapan bapak nelayan, ya. Kalau ini baik buat nelayan, kenapa saya harus diam. Saya tidak main-main kalau mau berbuat. Insha Allah ya. " tegas Untung. |
Halim El Bambi | Penulis Pribadi Untung Sang




Posting Komentar

0 Komentar