Selain menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di tanah Papua, Mantan Kapolres Aceh Utara dan Merauke, AKBP Untung Sangaji juga memiliki sisi humanis dan berjiwa sosial kepada masyarakat luas dimana pun ia mengabdi. Ini di luar sosoknya sebagai seorang polisi atau anggota korps bhayangkara.
Pada saat dirinya menjabat sebagai orang nomor satu di Polres Merauke, AKBP Untung Sangaji selalu menyempatkan diri untuk berbaur dengan masyarakat luas dari segenap lapisan usia melalui berbagai kegiatan sosial.
Pada 13 Oktober 2020 lalu, ia sempat membagi-bagikan beberapa buah kaos kepada masyarakat yang tengah mengikuti pelatihan membuat kancing dari batok kelapa. Apa yang saya lakukan semata-mata agar masyarakat asli Papua bisa mandiri dan bersaing dengan saudara-saudaranya dari berbagai provinsi lainnya khususnya dalam bidang ekonomi," ungkap Untung Sangaji, kepada media Republikasi Online (3/2/2022).
Selain memberikan pelatihan cara membuat kancing dari batok kelapa, Untung juga menjelaskan bahwa dirinya beserta jajaran Polres Merauke memberikan pelatihan cara membuat minyak kelapa. Tak hanya itu, ada juga pelatihan batako dari limbah kelapa sawit, pengembangan budidaya ikan bandeng, budidaya menanam pisang, memberi bantuan bibit ternak serta membantu membangun rumah ibadah.
Hasil dari pelatihan ekonomi kreatif yang telah dijalankan Untung hampir 1,5 tahun lamanya tersebut, saat ini sebagian masyarakat Merauke sudah bisa mandiri. "Kita sudah menciptakan home industri bagi 6 suku asli Papua, ada sekitar 175 orang yang tengah dilatih untuk mengelola limbah dan hasilnya sudah dapat kita rasakan saat ini," papar Untung.
Tidak hanya mendorong ekonomi kreatif, Untung Sangaji juga melakukan terobosan besar dengan membeli tanah seluas 40 hektare di wilayah distrik Tanah Miring. Tanah tersebut rencananya akan dibangun sebuah kawasan perumahan bagi anggota Polres, Batalyon Brimob, Densus 88, wartawan Merauke, pemerhati lingkungan bersih, perwakilan pengrajin home industri serta perwakilan guru sekolah SD.
Apa yang dilakukan oleh AKBP Untung Sangaji yang merupakan lulusan Sekolah Perwira (SEPA) tahun 1995 juga tidak berhenti pada kegiatan sosial yang bersifat keekonomian dalam memberdayakan UMKM. Untung juga banyak membina anak-anak jalanan di Merauke agar memiliki keterampilan.
"Selain memberdayakan warga Merauke dari sisi ekonomi, saya juga banyak membina anak-anak jalanan. Di luar memberi keterampilan membaca dan menulis, memberi sembako, berdiskusi juga sering dilakukan terkait situasi keamanan di Papua," kata Untung.
AKBP Untung Sangaji merupakan polisi pemberani viral yang kerap berhadapan dengan para kriminil kelas kakap. Aksi heroiknya viral ketika Untung terlibat baku tembak dengan pelaku bersenjata di Sarinah, medio 2016 silam.
Atas berbagai keberaniannya memberantas pelaku pelanggar hukum, Untung Sangaji banyak mendapat penghargaan baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Termasuk award dari Kementerian Hukum dan HAM melalui Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Merauke karena turut membantu menangkap narapidana yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan. Selain itu, AKBP Untung Sangaji juga pernah meraih penghargaan dari PBB serta dari menteri pertahanan Singapura terkait penanganan Incident 185 tahun 1997. | helb | ROL |
Tags:
Untung Sangaji
