Perjuangan Untung Sangaji Sulap Pantai Kumuh Jadi Objek Wisata Berkelas di Merauke, Papua



Di dunia kepolisian RI, nama AKBP. Ir. Ahmad Untung Surianata, M.Hum atau biasa dikenal Untung Sangaji saja adalah polisi tegas dan berprestasi. Soal penanganan keamanan, beliau berani tampil terdepan, meski peluru para kriminil bisa kapan saja menerjang tubuhnya.

Namun dibalik wajahnya yang sangar, dan tegas, sebenarnya Bang Untung Sangaji adalah pria yang humanis. Lebih dari itu, ia juga sosok pionir pemberdayaan ekonomi masyarakat grassroot.

Kiprahnya sejak menjabat Kapolres Aceh Utara 2016, Bang Untung bukan hanya menangani melulu masalah keamanan diwilayah hukumnya, Aceh Utara, bahkan beliau juga ikut menjadi pionir memajukan dunia pariwisata di Seunuddon.

Ia pernah menggagas wisata bahari diwilayah bekas konflik itu dengan memoles pantai Seunuddon Aceh Utara menjadi spot wisata viral masa itu hingga kini. Hebatnya, diwilayah itu pula, nama ia ditabalkan untuk sebuah jalan oleh warga Aceh Utara, sebagai bentuk apresiasi atas kepeduliannya yang begitu besar kepada bekas kerajaan Pasee itu.

Nama Untung Sangaji di Aceh Utara khususnya cukup terngiang dialam pikiran warga setempat, hal itu dikarenakan Untung Sangaji banyak membuat gebrakan yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat.

Gagasannya memajukan wisata bahari itu sukses ia lakukan dengan out put pengembangan wisata pantai di wilayah Seunuddon Aceh Utara menjadi perbincangan segala pihak.

Polisi yang dikenal gemar berbagi dengan masyarakat ini mengungkapkan bahwa dahulu kawasan Pantai Seunuddon dipenuhi sampah dan limbah yang sudah kronis, bahkan ada larangan agar tidak menggunakan kawasan tersebut untuk kepentingan umum.

Namun, setelah Untung datang di Aceh Utara, tangan dinginya mampu mengubah situasi kronis tersebut hingga membuat pantai itu berubah total dengan ‘gerakan peduli kebersihan’ yang ia usung, dengan mencakup tiga aspek reformasi : kebersihan tempat ibadah, kebersihan pasar dan kebersihan pantai. Termasuk fasilitas umum lainnya hingga kawasan makam pahlawan Cut Meutia.

Atas gebrakannya itu, pantai tersebut sekarang menjadi tempat wisata terhebat di Aceh Utara. Ekonomi rakyat pun berdenyut.

“Hanya dengan penjualan karcis saja, warga sudah mendapat pendapatan dan pengunjung puas dengan kualitas tempat wisata. Saya berusaha melakukan sesuatu untuk masyarakat dan mengubah paradigma lama mereka untuk bisa hidup lebih baik." ujarnya kepada Halim El Bambi, dari MyHelb Membaca Zaman.

Saat beliau dipromosikan ke posisi lain diluar Aceh, masyarakat Aceh Utara sempat sedih atas kepergianya demi tugas ke Sumut.

Ketika Bang Untung Sangaji aktif di Polda Sumut dari Aceh, disini pun Untung masih saja terus membuat berbagai gebrakan yang bermamfaat bagi bangsa dan negara. Misalnya secara keilmuwan, ia melakukan sterilisasi air laut kotor menjadi bersih :

https://www.youtube.com/watch?v=OPTh-0KBcKk

Habis bertugas di Sumut, saat bertugas ke Meurake sebagai Kapolres pun, jiwa pionirnya masih saja terus ia dedikasikan buat membangun negeri.

Disini, Polisi berbasis Insinyur ini menyulap sebuah pantai yang disebut 'Arta Beach' menjadi viral di Merauke. Kepala Bagian Pengadaan Biro Logistik (Kabagada Rolog) Polda Papua, (jabatan beliau saat ini di Papua), menanam mangrove di area pantai yang sebelumnya gersang menjadi pantai yang tumbuh mangrove.

“Sejak menggagas wisata bahari Arta Beach saya sudah menggalakkan penanaman mangrove mengingat banyak manfaat yang dihasilkan oleh tanaman ini, tidak hanya sekedar menahan arus air laut semata,” sebagaimana diditat ARAFURA News, suatu ketika.

Ia menjelaskan, mangrove memiliki fungsi yang sangat besar sebagai tanaman yang mampu menahan arus air laut yang mengikis daratan pantai. Namun ada sejumlah manfaat lain dari mangrove di antaranya dapat diolah menjadi sirup, agar-agar, dodol, kripik, krupuk, tahu, tempe, sayur bahkan fermentasi bakteri komposting hingga sabun.

Sirup yang terbuat dari biji buah mangrove memiliki manfaat untuk mengobati panas dalam, flu, sariawan dan menjaga kestabilan tubuh. Kepiting dan udang juga banyak hidup di sekitar mangrove sehingga semakin memperkaya komoditi laut. Oleh sebab itu ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kelestarian pantai dan pro aktif mendukung penanaman mangrove sehingga pantai senantiasa terjaga dari kerusakan. | arafuru news | dbs |

Edited:
Halim El Bambi

Halim El Bambi

Political Branding, Product Branding, Personal Branding, Webmaster, Cartoonist, Fabelist / Novelist, Editor/Journalist, Lay-outer / designer tinggal di Pidie

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama