Beliau berprinsip; "apabila segala sesuatu yang dianggap tak bermamfaat, sesungguhnya masih bisa dimamfaatkan selagi kita masih memakai akal yang Allah SWT berikan."
Ya, jadilah cangkang sawit yang dianggap sampah tak berguna itu menjadi berdayaguna tinggi ditangan dingin AKBP (Purn) Ir Untung Sangaji MH, mantan Kapolres Aceh Utara, 2016-2018.
Kini beliau, paska purna tugas, sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan diri guna memberikan ragam motivasi dan menurunkan ilmu/ketrampilan/kerajinan tangan kepada warga Aceh Utara, sembari terus melakukan aksi-aski sosial kemanusiaan bagi warga yang membutuhkan sentuhan dan kepeduliannya tanpa batas itu.
Cangkang atau batok sawit yang biasa dibuang setelah diambil isinya buat minyak makan, dimata pionir pantai Seunuddon itu diolah menjadi bahan baku kokoh buat material bangunan.
Caranya sederhana saja, limbah sawit itu ia campur dalam semen dan pasir, lalu diaduk seperti biasa dan diaplikasikan sebagaimana mestinya. Jadilah adonan khas ala Untung Sangaji.
Adonan ini jelas bisa menekan biaya pembelian pasir, sebab dengan campuran limbah sawit yang di Aceh Utara sangat mudah didapatkan, pemilik bangunan bisa lebih hemat mengeluarkan cost, sehingga uang yang semestinya habis buat beli pasir, kini bisa terpotong sedemikian persen buat keperluan lainya, hanya karena adonan alternatif itu. Luar biasa bukan inovasi Pak Untung. | Halim El Bambi | Myhelb Membaca Zaman


0 Komentar