2,68 triliun untuk Bangun Bendungan Keureuto
Untung Sangaji: Semoga Bendungan Keureuto adalah Kunci Aceh Utara Keluar dari Hadangan Banjir Akhir Tahun
By Halim El Bambi | Myhelb Membaca Zaman
Meskipun AKBP (Purn) Ir Untung Sangaji MH tak lagi menjabat Kapolres Aceh Utara dan bahkan sudah purna tugas di tahun 2023 ini dari dunia kepolisian, Bang Aji atau Bang Untung sapaan akrabnya di Aceh Utara, masih saja memberikan perhatian tinggi serta kontribusi buat membangun Aceh Utara dari keterpurukan ekonomi.
Pikiran dan terobosan-terobosan konstruktif yang membangun dari Bang Aji masih saja ia dedikasikan buat kemaslahatan warga Aceh Utara. Baik langsung maupun melalui media grup, diskusi atau pertemuan-pertemuan dengan warga Aceh Utara yang selalu menanti kehadiranya.
Saat diajak bicara mengenai bagaimana 'Penanganan Banjir Aceh Utara secara konfrehensif', Bang Aji dengan semangat '45 lalu menjelaskan panjang lebar.
Menurut mantan Polisi yang saat menjabat banyak menuai berbagai award karena banyak berperan dan berprestasi, solusi penanganan banjir Aceh Utara itu harus dilihat secara 'general'. Bahwa banjir yang melanda negeri Pasee itu skalanya sangat besar, maka untuk penangananya pun harus dengan skala besar pula.
"Solusi tak ada lain, bendungan Keureuto yang sedang dibangun pemerintah sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Itulah solusi akhirnya. Tidak ada cara lain sebab banjir Aceh Utara itu kan karena meluapnya sungai terbesar disana yang tak sanggp menampung debit air dari muntahan cabang-cabang anak sungai lainya yang ada di wilayah Aceh Utara saat hujan terus menerus melanda. Limpahan air sungai itulah yang mengenenangi dan menghantam pemukiman warga. Bendungan itulah yang menjadi solusi akhir." Jelas Untung Sangaji, yang saat menjabat Kapolres Aceh Utara sejak medio 2016, dirinya kerap berjibaku diantara air banjir dengan jetski, demi membantu Tim SAR mencari korban banjir serta menyalurkan bala bantuan.
Bahkan, ia langsung mengendalikan jetski seperti yang saya tulis sebelumnya :
Pria ini Bukan Sekedar Mahir Berakrobatik diatas Jetski dengan Kecepatan Tinggi, Melainkan Ia Gunakan Buat Bantu Warga Korban Banjir
Ditanyai lebih lanjut, selain memberikan pendapat mengenai Bendungan Keureuto sebagai solusi akhir penanganan banjir Aceh Utara yang saban tahun terus menghantam warga Pasee, Bang Aji juga menyampaikan pendapatnya mengenai pemamfaatan aliran air bendungan sebagai sumber tenaga listrik.
Hal itu ia sampaikan ketika menjawab beberapa laporan dari warga Aceh Utara dalam sebuah grup kelompok Usaha mengenai masih adanya desa-desa dipelosok Aceh Utara yang belum teraliri listrik.
"Insha Allah, mengenai sumber listrik menangani desa-desa dipelosok yang belum menikmati listrik, akan kita upayakan sebisa mungkin, baik secara pemikiran kita maupun lobby kita agar diwilayah yang belum mendapat energi listrik perlu diusulkan sumber tenaga listrik dari tenaga air di Aceh Utara. Bisa kita mamfaatkan dari sumber ombak dilaut, aliran bendungan, air terjun, pemamfaatan kincir air, dan sumber energi lain yang bisa kita mamfaatkan sebisa mungkin kita maksimalkan agar bisa disalurkan ke desa pelosok maupun Kelompok Usaha Mandiri / UKM di wilayah Aceh Utara. Kita upayakan kalau saya mendapat dukungan dari warga Aceh Utara." terangnya sedikit menahan rasa haru dalam dadanya.
Sosok Untung Sangaji, saat ini sedang menjadi pembicaraan hangat dikalangan masyarakat Aceh Utara. Ia dikenal sebagai polisi yang ringan tulang, dalam arti kerap terjun ke desa-desa tertinggal lalu memberikan ragam bantuan sandang pangan dan pelatihan keterampilan bagi warga miskin. Tujuanya untuk memberi bekal skill bagi warga yang ekonominya masih dibawah garis kemiskinan.
Selain kerap menggelar pelatihan bagi warga maupun UKM, Bang Aji juga kerap menjadi pionir atau penggagas program peningkatan ekonomi warga pesisir. Ia pernah membuka pantai Seunuddon yang semula pantai tak menarik menjadi pantai viral, icon pariwisata Aceh Utara yang menjadi favorit dikunjungi warga. Sampai sekarang berbagai fasilitas yang dibangun di pantai tersebut pun masih dinikmati warga baik lokal maupun luar Aceh Utara.
Warga Aceh Utara mengenang Untung Sangaji sebagai sosok polisi sekaligus pemimpin yang serba bisa, berani dan pendobrak (pionir) pemberdaya ekonomi rakyat. | Halim El Bambi | Myhelb membaca Zaman
Fakta tentang Bendungan Keureuto
- Bendungan dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan menggandeng beberapa kontraktor PT.Brantas Abipraya (Persero)-PT.Pelita Nusa Perkasa (KSO) untuk paket 1, PT.Wijaya Karya (Persero) Tbk untuk paket 2, PT.Hutama Karya-Perapen untuk paket 3, dan Abipraya – Indra – Nusa, KSO untuk Paket Penyelesaian.
- Saat ini progress fisiknya sebesar 65,63 persen.
Target diresmikan: 2023/2024
- Posisi Bendungan yang berada di Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara
- Proyek ini adalah Proyek Strategis Nasional (PSN).
- Fungsi utama bendungan itu ialah menampung air dari Sungai Krueng Keureuto.
- Krueng Keureuto tergolong dalam tipe cabang kipas dengan beberapa anak sungai. Terdapat 6 anak sungai yang memberikan kontribusi aliran ke dalam alur Krueng Keureuto, sehingga menyebabkan puncak banjir yang tinggi di daerah hilir.
- Kapasitas tampung 215,94 juta per meter kubik
- Bendungan Keureuto dirancang untuk memiliki tampungan khusus banjir sekitar 30,39 juta meter kubik atau sebesar 501,49 meter kubik per detik, sehingga mampu mengurangi debit banjir sampai dengan periode ulang 50 tahun di kawasan Aceh Utara.
- Bendungan Keureuto juga akan difungsikan untuk menyediakan air irigasi yang mampu mengairi lahan seluas 9.420 hektar yang terdiri dari intensifikasi Daerah Irigasi (DI) Alue Ubay seluas 2.743 hektar dan ekstensifikasi DI Pasee Kanan seluas 6.677 hektar.
- Kapasitas airnya 0,5 meter kubik per detik, dan akan dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan kapasitas 6,34 MW.
- Bendungan Keureuto merupakan salah satu bendungan terbesar di Sumatera yang dibangun oleh Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera 1 Ditjen Sumber Daya Air sebagai upaya mewujudkan ketahanan air dan kedaulatan pangan di Provinsi Aceh.
- Pembangunan bendungan yang dibangun sejak tahun 2015 dengan biaya APBN sebesar Rp 2,68 triliun ini dilaksanakan secara bertahap melalui empat paket.
https://myhelb.blogspot.com/2023/06/untung-sangaji-bendungan-keureuto.html


0 Komentar